[RADIo_ONLINE]

Instagram video download
JAdilah Pribadi yang Baik dan Berguna
widget

quote of the day

Korban pertama dari kebohongan adalah diri sendiri. Dlm waktu yg bersamaan kita memperbesar resiko untuk kehilangan kepercayaan dari org lain

#PrayForGaza

#PrayForGaza

Sabtu, 23 Mei 2015

0 Tentang Seseorang Anda

Sabtu, 16 Mei 2015

0 Fellowship Church Indonesia (PGI) criticized the picture of the prophet Muhammad contest

An organization American Freedom Defense Initiative held a contest to draw cartoons of the Prophet Muhammad. In the race, the best picture prize of $ 10 thousand.

Contest caricatures of Prophet Muhammad SAW is condemnation in the country. Not only for Muslims, but also people who uphold peace among religions.

Fellowship Church Anniversary Committee Chairman Indonesia (PGI) 65th, Michael Wattimena one denouncing Muhammad's picture contest. According to him, the activity should not be implemented due to extremely disturbing relationship among religious groups.

"We saw very hurt Muslims in the world, because the figure of the Prophet Muhammad should not be depicted in a way and in any form," said Michael in the event of PGI 65th anniversary in cross Monas, Jakarta, Saturday (16/5).

Democratic Party politician stated, organizers competitions picture of the prophet Muhammad has done to provoke the religious community. This is clearly contrary to the mandate of Pancasila and the 1945 Constitution.

"And the organizers have done to provoke and holistic understanding that religious values ​​that dianuti must be respected in accordance with the mandate of Pancasila and the 1945 Constitution," denounces Michael.

PGI anniversary event was attended by thousands of people from various interfaith. Activity leisurely stroll as the interfaith community gathering place in Indonesia to memperat fraternity as human beings.

The event was also attended by Minister of Religion Lukman Hakim Saifuddin. He hoped, PGI can maintain inter-religious harmony.

"We expect a leisurely stroll initiate interfaith unity among religions. So the future to create harmony among the people," said Lukman.


source: merdeka

Senin, 09 Februari 2015

0 kenangan

Mungkin engkau tak pernah, dan takkan pernah tahu.
 Apapun yang redup, dan pernah terbit, dalam mataku ketika cahayamu, menyilaukanku.
 Namun biarlah sunyi menjelma saksi, sebab tiada sepatah kata pun yang akan kau dengar, dari bibirku, mulai hari ini..

Aku memang terlalu naif, untuk mengatakan bahwa aku membutuhkan mu.
 Tapi jauh yang terhempas dari mimpi, adalah ketika kau berbicara pada hatimu yang kelabu. Tidakkah kau dengar, demi sebuah kepercayaan, yang runtuh dalam jemariku?
Ada yang mencinta tanpa pernah dicinta, ada pula yang dicinta tanpa pernah mencinta.
 Hanya karena itu aku dan hati manusiaku tenggelam. 
bahkan tak pernah bisa menemukan celah untuk keluar dan pulang membawa segenggam saja, cinta untuk kutanam. 

Engkau kian jauh, dan semakin jauh ketika nafasku menghampirimu.
Apakah pertemuan kita hanya suatu kebetulan?
hari ini kutulis sebuah puisi. dari gelapnya matahari. 
Aku yakin kata demi kata yang kurangkai, takkan pernah menjadi harap, atau sebuah kenangan yang mampu kau ingat. Tapi kelak menjadi sebuah janji, dan hari ini aku siap tuk melihatmu pergi,
walau dengan rasa perih..


Mungkin seiring doa, waktu kan membawamu menuju masa yang kau mau.
 Dan mungkin tiada lagi aku disana, seperti apa yang pernah kuharapkan.
 Biar saja diamku terbenam, meski aku harus berpura-pura melihatmu bahagia, pada awalnya.
 Di akhir senja ku

by:Dd

Rabu, 31 Desember 2014

1 Terindentifikasi 3 Jenazah korban AIR ASIA QZ8051






Baru Terindentifikasi 3 Jenazah korban AIR ASIA QZ8051

KRI Bung Tomo telah mengevakuasi 6 jenazah penumpang dan awak pesawat AirAsia QZ8501. 3 Di antaranya telah teridentifikasi.

Dari 6 jenazah tersebut, 2 sudah dikirim ke Pangkalan Bun. 4 Lainnya masih berada di KRI Bung Tomo, yaitu:

1. Hayati Lutfiah asal Tegalsari, Surabaya
2. Khairunisa Haidar Fauzi (22), pramugari
3. Kevin Alexander
4. Belum teridentifikasi

Keterangan soal identifikasi ini didapat dari komunikasi antara Komandan KRI Bung Tomo Kolonel Yayan dengan MetroTV, Rabu (31/12/2014) pukul 13.55 WIB. Identitas korban diketahui dari identitas yang menempel di tubuh.

detik.com

" suara gemuruh hati ku " by: D'd'vinha

Andai bisa ku satukan seluruh tepian pantai,,,
kan qu katakan padamu,,,
Izinkan ia menjadi satu dermaga Cinta untuk menantimu,,,
Agar aku bisa menjadi camar-camar di Lautan,,
Yang kan hinggap di hatimu,,,

Saat malam telah datang,,,
Karna di hatiku hanya nama mu yang ku rangkai,,,
dengan sebuah Rindu yang terlalu..